Pemanfaatan Papan Edukasi dan Tong Sampah Terpilah untuk Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah Masyarakat Yosorejo

Authors

  • Arya Ma’ruf Universitas Malahayati
  • Mardheni Wulandari Universitas Malahayati
  • Liona Gilang Ramadhani Universitas Malahayati
  • Abil Azwat Universitas Malahayati
  • Safrina Fatmawati Universitas Malahayati
  • Aldi Saputra Kusuma Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.61231/zh0fw292

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Pemilahan Sampah, PHBS, Edukasi Lingkungan, Yosorejo.

Abstract

Waste management and environmental cleanliness are important aspects in creating a healthy, comfortable, and sustainable environment. The KKL-PPM program conducted by Group 70 of Universitas Malahayati was implemented in Yosorejo Village, Metro Timur District, Metro City, particularly in RW 07, as an effort to increase community awareness and concern for environmental cleanliness and waste sorting. This activity aimed to improve community knowledge regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), the differences between organic and inorganic waste, and the importance of disposing of and sorting waste at its source. The implementation method was participatory, educational, and applicative, involving environmental observation, needs identification, coordination with the community, the development and installation of educational boards, provision of organic and inorganic waste bins, socialization, waste-sorting demonstrations, as well as monitoring and evaluation. The results showed that educational boards and separated waste bins were successfully provided and could be utilized by the community.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman pembinaan perilaku hidup bersih dan

sehat (PHBS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan

sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga. Kementerian Lingkungan

Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang

Pengelolaan Sampah.

Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 tentang

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

World Health Organization. (2018). WHO housing and health guidelines. World Health Organization.

United Nations Environment Programme. (2015). Global waste management outlook. United Nations

Environment Programme.

Mulasari, S. A., Husodo, A. H., & Muhadjir, N. (2016). Analisis situasi permasalahan sampah Kota

Yogyakarta dan kebijakan penanggulangannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 259–269.

Suryani, A. S. (2014). Peran bank sampah dalam efektivitas pengelolaan sampah: Studi kasus bank

sampah Malang. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 5(1), 71–84.

Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank sampah sebagai alternatif strategi pengelolaan sampah

berbasis masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(1), 136–141.

Dewanti, M., Purnomo, E. P., & Salsabila, L. (2020). Analisa efektivitas bank sampah sebagai alternatif

pengelolaan sampah dalam mencapai smart city di Kabupaten Kulon Progo. Publisia: Jurnal

Ilmu Administrasi Publik, 5(1), 21–29.

Downloads

Published

2026-10-20

How to Cite

Pemanfaatan Papan Edukasi dan Tong Sampah Terpilah untuk Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah Masyarakat Yosorejo. (2026). Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat , 4(4), 2597–2604 . https://doi.org/10.61231/zh0fw292

Similar Articles

71-80 of 89

You may also start an advanced similarity search for this article.